Skip to content

Arab Saudi larang jemaah haji asing karena COVID

📅 June 13, 2021

⏱️2 min read

`

`

Arab Saudi mengatakan haji tahun ini akan dibatasi untuk 60.000 warga dan penduduk.

Pada tahun 2020, kerajaan mengurangi jumlah peziarah yang diizinkan untuk menghadiri ziarah menjadi sekitar 1000 warga dan penduduk Saudi AFP

Pada tahun 2020, kerajaan mengurangi jumlah peziarah yang diizinkan untuk menghadiri ziarah menjadi sekitar 1.000 warga dan penduduk Saudi [AFP]

Tidak ada peziarah asing yang akan diizinkan untuk melakukan haji sekali lagi tahun ini setelah Arab Saudi membatasi ziarah tahunan untuk warga dan penduduk, dan menetapkan maksimum 60.000 peziarah sebagai tanggapan terhadap pandemi virus corona.

“Mereka yang ingin melakukan haji harus bebas dari penyakit kronis dan divaksinasi” dan berusia antara 18 dan 65 tahun, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu.

“Mengingat apa yang disaksikan seluruh dunia dengan pandemi virus corona … dan munculnya varian baru, otoritas terkait terus memantau situasi kesehatan global,” tambah pernyataan itu.

Tahun lalu, kerajaan mengurangi jumlah peziarah menjadi sekitar 1.000 warga negara dan penduduk Saudi untuk membantu mencegah penyebaran virus corona, setelah melarang umat Islam di luar negeri dari ritual untuk pertama kalinya di zaman modern.

Dua pertiganya adalah penduduk dari 160 kebangsaan berbeda yang biasanya terwakili di haji. Sepertiganya adalah personel keamanan dan staf medis Saudi. Tahun ini ziarah diperkirakan akan dimulai pada pertengahan Juli.

Haji, kewajiban sekali seumur hidup bagi setiap Muslim berbadan sehat yang mampu, merupakan sumber pendapatan utama bagi pemerintah Saudi.

Sebelum pandemi memberlakukan jarak sosial secara global, sekitar 2,5 juta peziarah biasa mengunjungi situs-situs tersuci Islam di Mekah dan Madinah untuk haji selama seminggu, dan ziarah umrah yang lebih rendah, sepanjang tahun, yang semuanya menghasilkan sekitar $ 12 miliar per tahun. tahun, menurut data resmi.

Jemaah jutaan jemaah haji dari seluruh dunia bisa menjadi penyebab utama penularan virus corona.

Arab Saudi sejauh ini telah mencatat lebih dari 463.000 infeksi virus corona, termasuk 7.536 kematian.

Kementerian kesehatan mengatakan telah memberikan lebih dari 15 juta dosis vaksin virus corona, di negara dengan populasi sekitar 34 juta.

Dalam relaksasi pembatasan virus corona Oktober lalu, Arab Saudi membuka Masjidil Haram untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan dan sebagian melanjutkan ziarah umrah.

Batas jemaah umrah adalah 20.000 sehari, dengan total 60.000 jemaah diizinkan untuk melakukan shalat harian di masjid.

Umrah biasanya menarik jutaan Muslim dari seluruh dunia setiap tahun. Pihak berwenang mengatakan umrah akan diizinkan untuk kembali ke kapasitas penuh setelah ancaman pandemi mereda.

`

`
← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News